Senin, 31 Januari 2011

Tepok (the power of kepepet)



Judul buku      : The Power Of Kepepet
Pengarang       : Jaya Setiabudi
Cetakan           : Keempat, April 2009
Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama

1. Aneh Tapi Nyata
            Sesungguhnya manusia telah diciptakan dengan potensi luar biasa, di luar apa yang kita pikirkan. Hanya saja potensi tersebut seringkali hanya akan keluar pada kondisi terdesak, seperti seorang nenek bisa terjun dari gedung setinggi 5 meter, saat kebakaran. Kondisi kepepet adalah motivasi terbesar di dunia, karena 97 % orang termotivasi karena kepepet, bukan karena iming-iming.
            Banyak orang tidak berani melangkah karena mereka mempunyai keyakinan-keyakinan yang salah, yang dibentuk oleh dirinya dan lingkungannya selama ini. Mereka tidak yakin bahwa mereka bisa melompat lebih tinggi dari apa yang mereka pikirkan. Apa yang harus kita lakukan jika kita sudah mengharapkan yang terbaik, ternyata yang datang adalah musibah? Pertama, hadapi musibah itu sebagai pembelajaran. Kedua, timbulkan harapan-harapan baru. Lakukan self-talk ( berbicara dengan diri sendiri) yang positif. Jika kita berharap sesuatu akan menyakitkan pada diri kita, maka hasilnya bisa benar-benar menyakitkan.

2. Bagaimana Caranya
            Ciptakan kondisi kepepet secara fisik atau nyata. Misalnya dengan dengan berhutang untuk modal usaha. Secara otomatis kita akan termotivasi untuk mengembalikan hutang tersebut.
Tujuan dari menciptakan kondisi kepepet adalah mendorong kita untuk tidak menunda dan segera ACTION.  
            Otak kita bekerja seperti layaknya otot. Jika otot dilatih dengan beban, begitu juga otak dilatih dengan beban pikiran atau masalah. Sama halnya dengan otot, otak pun dimelarkan sedikit demi sedikit. Jika dipaksakan terlalu berlebihan bisa stress atau depresi. Ukurlah kemampuan Anda dengan ukuran Anda, bukan dengan orang lain. Setiap orang memiliki kemampuan dan persiapan yang berbeda. Kesuksesan Anda tidak bisa dibandingkan dengan orang lain, melainkan dibandingkan dari diri Anda sebelumnya.
            Kapan mulai usaha, jawabannya tergantung. Tergantung jenis usahanya, tergantung seberapa besar usahanya, tergantung persiapan kita, tergantung situasi, tergantung seberapa  kuat niat kita. Pikiran kita seperti saklar on/of. Jika Anda mengatakan bisa, otak akan mencari jalan bagaimana harus bisa. Sebaliknya jika Anda mengatakan tidak bisa, maka akan menutup kemungkinan berpikir untuk bisa.
            Sukses dimulai dari menghidupkan impian kita. Dengan melihat, mencoba, dan mengetahui detail tentang apa yang kita impikan, secara tidak sadar meminta panca indera kita untuk memenuhi impin kita.

2,5. Terus
            Semua orang punya keinginan, tapi tak banyak orang punya pencapaian. Musuh terbesar dalam mencapai tujuan adalah penundaan. Kenapa banyak orang suka menunda? Karena ketakutan! Takut gagal, takut ditolak, takut kecewa, takut diejek, dan segala macam ketakutan yang lain. Impian tanpa batasan waktu pencapaian, hanyalah angan-angan saja.

3. Mulai Dari….
            Jangan menunggu kondisi ideal untuk memulai usaha. Apa pun bisnisnya, mulai adalah lebih baik daripada mikir terus. Setiapusaha itu bagus, asalkan kita tekuni dengan serius dan jalankandengan benar,maka usaha itu akan berbuah lebat. Sekali lagi, yang penting MELANGKAH! Jangan menghitung rezeki pengusaha dengan ’kalkulator’ karyawan, nggak akan ketemu! Banyak orang mengatakan ”tidak masuk akal” menurut saya, “akalnya yang tidak masuk”. Seperti latihan angkat beban, tentu saja dimulai dari beban yang ringan, setelah otak kita terbiasa, tambah bebannya perlahan-lahan. Risikonya jika terlalu berat beban, tanpa pemanasan, maka otot akan cidera.  Bangkrut bukan berarti kiamat, tapi kiamat pasti bangkrut. Selama belum kiamat,jangan takut bangkrut.

4. Serba gratis
            Beli rumah dapat duit! Caranya adalah dipenilaian harga rumah yang ‘jauh lebih tinggi’ dibandingkan harga jualnya. Iklan atau media promosa tidak selalu harus ‘mahal’, tapi bisa dengan anggaran yang minim, bahkan sebagian bisa gratis, asalkan kreatif. Kegagalan sesungguhnya adalah ketidakberanian untuk mencoba.

5. Pakai Dongkrak
            Fungsi dongkrak adalah membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Mereka yang menerapkan hokum PARETO. 20% effort mereka, menghasilkan 80%. Sementara yang lain justru kebalikannya, kerja 8 jam, hasil 2 jam. Kuncinya di “ Leverage” dan strategi pemasaran yang jitu. Mereka tidak membidik yang kebanyakan orang bidik. Mereka tidak bekerja seperti orang lai bekerja. Fokuslah pada solusi bukan masalah. Di zaman yang sangat kompetitif seperti sekarang ini, ngeyel ( baca: konsisten) saja tidak cukup, tetapi dibutuhkan strategi yang jitu, menggunakan daya ungkit di sekitar kita, untuk mempercepat kemajuan bisnis kita. Cari jalannya, jika buntu ciptakan jalan yang baru.
            Semakin banyak mitra, semakin banyak lubang kekurangan kita yang tertutupi. Asyiknya juga, pekerjaan menjadi lebih ringan dan yang mendoakan pun banyak. Kunci dalam berkongsi dengan orang lain adalah “ tidak ada 2 Jendral dalam 1 perang”. Jangan semuanya mau memimpin. Tim yang bagus bukanlah tim yang memilii kemampuan yang sejenis, namun tim yang saling melengkapi. Jadi, tidak perlu membuat alasan terhadap kekurangan Anda untuk tidak memulai usaha, tim adalah solusinya. 5 macam partner : technical partner yaitu orang yang menguasai secara teknis bidang yang digeluti, network partner yaitu orang yang memiliki jaringan, financial partner yaitu orang yang memiliki kemampuan dalam pembiayaan, management partner yaitu orang yang memiliki skill di bidang manajemen, ledearship partner yaitu orang yang dapat memimpin dan menyatukan potongan-potongan diatas.

6. Aturan Pakai
            Memelarkan bukan berarti merusak otak. Penggunaan TEPOK secara berlebihan akan berakibat fatal. Kuncinya adalah kenali diri Anda dan ukur kemampuan Anda. Jangan mengukur diri Anda dari kemampuan orang lain! Optimis itu bagus, tapi harus realistis.
            Banyak mentor wirausaha memprovokasi untuk lebih sering menggunakan otak kanan saat mulai usaha. Otak kanan yang dimaksud adalah ACTION oriented bukan sekedar teori saja. Memang tidak mudah mengajak orang yang sudah terlanjur dominan ‘kiri’ ( baca: teoritis) beralih ke ‘kanan’ ( baca:praktis). Maka dari itu biasanya mentor mengupas iming-iming menjadi pengusaha dan memaparkan kemudahan-kemudahanny. Misalnya “ kalau mau usaha, jangan dipikir, dimulai aja”, atau” dibuka dulu usahanya, nanti pasti mengitung. Kalau dihitung dulu, nggak buka-buka!”. Namun, otak kanan harus diseimbangkan dengan otak kiri untuk menganalisa hasil yang kita peroleh.
            Dalam merekrut karyawan, jika ragu-ragu lebih baik tidak diterima, dan teruslah mencari. Karena, saat kita mendapatkan tim yang tepat fungsi control dan manajemen akan lebih ringan. Kekuatan suatu tim, dipengaruhi oleh mata rantai yang paling lemah. “Jika mau kasihan, kesihanilah pada anggota tim yang lain yang bagus, jangan kasihan sama yang busuk”. Bertindaklah tegas, sebelum ketidakenakan dan rasa kasihan Anda memakan korban.
            “Barang siapa yang membagikan sebagian rizkinya dengan ikhlas, maka rizkinya akan didatangkan dari mata air yang tak disangka-angka.”
            Minta maaf ke orang yang menyakiti kita. Apalagi jika kita yang salah, harus  secepatnya minta maaf. Datangi dan minta maaf, maka Anda akan merasakan suatu energy yang luar biasa merasuk ke dalam jiwa Anda. Sekali lagi tidak cukup dalamhati, tetapi datangi dan lakukan. “ Barang siapa yang bisa mengendalikan orang lain adalah orang yang kuat. Barang siapa yang bisa mengendalikan diri sendiri adalah orang yang hebat.”
            Seperti orang yang habis terpeleset, jangan cepat-cepat pergi, ‘ ngepel’ dulu dong! Artinya : ambil hikmahnya, pasti ada! Jangan Cuma menyalahkan kondisi atau orang lain, bertanggung jawablah terhadap segala hal yang terjadi. Mungkin Anda kurang hati-hati. Tidak hanya berbisnis dengan hati, tapi juga dengan hati-hati. Buat alat anti salah atau istilah jepangnya ‘ pokayoke’. Cari penyebab utamanya secara objektif dan buat (kontrol) system agar tak terulang lagi. Terakhir, selalu waspada, bukan curiga.
            Kenapa dalam berusaha sangat di sarankan memiliki mentor atau pembimbing/ pelatih. Layaknya  pemain bola, tanpa pelatih yang handal, mustahil akan menjadi juara dunia.  Siapakah mentor yang layak? Yang jelas bukan kuat teorinya, tapi pengalaman di praktiknya. Bagaimana sseorang bisa mengajarkan ‘bangkit’ dari kegagalan, jika ia sendiri belum pernah merasakan bagaimana itu gagal.
            TAKE ACTION, MAKE IT HAPPEN.
  • Kondisi kepepet adalah motivasi terbesar di dunia.
  • Ketakutan hanyalah bayangan, hadapi untuk mengalahkannya
  • Jika kita berharap sesuatu akan menyakitkan pada diri kita, maka hasilnya bisa benar-benar menyakitkan
  • Jika rasa sakit terhadap kondisi sekarang tidak kuat, orang tak akan beranjak untuk berubah
  • Kesuksesan Anda tidak bisa dibandingkan dengan orang lain, melainkan dibandingkan dari diri Anda sebelumnya