Senin, 14 Maret 2011

Ngutak-ngatik laporan keuangan

oleh Peni R.Pramono
I. Manfaat Laporan Keuangan
*Laporan keuangan awalnya digunakan sebagai alat pencatat, tapi paling utama sebenarnya laporan keuangan dipakai sebagai alat analisis.
* Laporan keuangan bisa dimulai dari yang paling sederhana, yaitu laporan arus kas. Laporan kas berisi berapa duit masuk dan berapa duit keluar atau dari mana duit masuk dan ke mana duit pergi.
* Laporan neraca adalah petunjuk yang mencatat kekayaan perusahaan. Ada dua lengan dalam neraca yaitu :
       • Lengan AKTIVA, menunjukkan diapakan saja modal yang didapat.
          Kekayaan ditulis dalam kolom aktiva, disusun dari yang paling likuid, paling mudah ditukar dengan     
          uang kas, paling mudah dipakai untuk belanja.
       • Lengan PASIVA, menunjukkan dari mana perusahaan mendapatkan modal.
         Uang muka dicatat di dalam neraca, sampai “utang” telah direalisasikan dalam bentuk orderan, atau  
         pembatalan orderan. Duit titipan pelanggan, dicatat dalam kolom pasiva.
* Laporan rugi laba adalah laporan ”karya para pekerja”. Semua kegiatan ‘berkarya” tertuang di sini.

II. Obrolan Tentang Usaha dan Risiko
* Modal untuk memulai usaha bisa dari kantong sendiri maupun dari kantong orang lain.
* Nilai intrinsik sebuah usaha bergantung pada:
   • Niatan seseorang
   • Resources seseorang
   • Teknik menggunakan resources
* Modal ada 3 macam:
   • Modal investasi, adalah modal yang digunakan untuk bangunan, dan peralatan.
   • Modal kerja, adalah modal yang digunakan untuk pengadaan bahan dagangan.
   • Modal operasional,adalah modal yang digunakan untuk bayar karyawan, dan tagihan listrik.
* ROI (Return On Investment) adalah berapa banyak hasil yang didapat, dibandingkan dengan banyaknya   modal dari kantong sendiri yang sudah dipakai untuk bisnis.
* Kebangkrutan bisa dianalisis, begini hitungannya:
   Z = 0,012 X1 + 0,014 X2 + 0,033 X3 + 0,006 X4 + 0,999 X5
  X1 = modal kerja; X2 = laba ditahan; X3 = EBIT/ laba operasional; X4 = harga pasar modal sendiri nilai     buku total kewajiban; X5 = penjualan. Nilai Z harus lebih dari 2,675 supaya terhindar dari kebangkrutan
* BEP (Break Even Point) adalah titik impas, itu berarti berapa yang didapat bisa menutup berapa yang sudah di keluarkan.

III. Untungan Mana Waralaba atau Lisensi ?

* Waralaba adalah salah satu kerjasama, telah membuktikan kemampuan berbisnisnya selama 5 tahun, yang memiliki laporan keuangan dan sistem yang bisa digandakan.
* Lisensi adalah istilah praktis buat pengusaha untuk mencari mitra kerja, tanpa harus menunggu 5 tahun, yang artinya juga tidak perlu membuktikan diri sistemnya sudah bisa diakui berjalan baik.
* Business opportunity sebenarnya juga istilah praktis untuk membedakannya dengan waralaba.

IV. Rajin Ngutang, Anda Dihormati
* Grace period adalah tenggang waktu yang diberikan kreditur kalau si pengutang mengalami kesulitan bayar pada waktu jatuh tempo.
* Leasing adalah meminta orang lain membayar apa yang kita beli, lalu kita bisa membayar orang lain itu dengan cicilan.
* Capital Leasing berarti kita mengakui bahwa barang yang dibayar oleh orang lain itu adalah barang milik kita.
* Utang disebut sebagai financial leverage, artinya pengungkit yang bisa mendongkrak penjualan.
*  Kapan sebuah pinjaman menunjukkan lampu kuning?
    • Kalau dengan adanya pinjaman itu tidak menunjukkan adanya peningkatan laba operasional.
    • Bila ada tren laba operasional yang menurun.
    • Kalau laba operasional tidak menyisakan atau hanya sedikit menyisakan laba bersih karena habis untuk bayar bunga utang.
* TIR (Time Interest Ratio) adalah rasio yang mengukur seberapa hebat laba operasional bisa menutup besar biaya pinjaman.

V.Cara Menilai Kinerja Usaha

* Kinerja manajer mestinya dinilai dari bagian yang di bawah kekuasaannya dan atas keputusan yang dibuatnya.
* Kas masuk maupun kas keluar bisa dikelompokkan 3 kegiatan utama:
   - Investing
   - Financing
   - Operational
   - Prive